Virus Mafia Shalawat Jangkiti Kalangan Remaja


NU Magetan - Mafia shalawat yang digawangi Gus Ali Gondrong terus menyisahkan semangat baru. Tidak hanya di kalangan kaum tua akan tetapi “virus” shalawat tersebut juga mengjangkiti kalangan anak muda. Beberapa desa membentuk kelompok mafia shalawat yang diyakini  bisa memberi dampak positif bagi kegiatan  para remaja yang identik dengan kenakalannya.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh sejumlah remaja yang berada di Kecamatan Parang Kabupaten Magetan.  Mereka yang rata-rata pemuda pelajar sma dan perguruan tinggi membentuk kelompok pecinta mafia shalawatyang dipusatkan di Balai Desa Bungkuk Parang.

Selain sebagai bukti kecintaan pada Nabi Muhammad pembentukan kelompok ini juga untuk mengkoordinir beberapa pecinta mafia shalwat yang berada di Kecamatan Parang secara umum.

Salah satu tokoh masyarakat Parang Rajianto,  menjelaskan antusiasme pemuda terhadap keberadaan mafia shalawat yang digawangi oleh Gus Ali Gondrong tersebut cukup tinggi.  “Mafia shalawat juga berdampak positif bagi kalangan remaja yang selama ini identik dengan kegiatan-kegiatan negative, karena secara perlahan prilaku mereka bisa menjadi Islami,” kata Rajianto.

tidak hanya itu kelompok mafia shalawat yang dibentuk diharapkan bisa menjadi benteng terhadap ajaran-ajaran islam radikal yang mengintai kalangan remaja dengan slogan nkri harga mati mafia shalawat diharapkan juga bisa memerangi komunisme. er

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh NU MAGETAN pada 02:26. dan Dikategorikan pada , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas

0 comments untuk Virus Mafia Shalawat Jangkiti Kalangan Remaja

Tinggalkan Komentar

2015 NU Magetan. All Rights Reserved. - Designed by NU Magetan