Slametan Nusantara dengan 1.926 Nasi Tumpeng

NU Magetan – Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Magetan mempertegas tradisi slametan sebagai bagian dari Islam Nusantara. Ini dibuktikan dengaan digelarnya Slametan Nusantara, dalam rangka Harlah NU yang ke-93 (1344-1437 Hijriyah). Ada sebanyak 1926 nasi tumpeng yang dibawa jamaah Nahdliyin dari setiap kecamatan di Magetan.
Slametan Nusantara yang digelar di GOR Ki Mageti Magetan, pada Minggu (17/04/2016) ini menjadi istimewa, dengan kehadiran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, ketua DPRD Jawa Timur, Halim Iskandar, Bupati Magetan Sumantri bersama jajaran Forkopimda, dan Tokoh NU Magetan.
“Slametan Nusantara untuk mempertegas cara Ulama terdahulu, seperti wali songo, yang membawa Islam dengan cara santun, penuh hikmah, termasuk dengan tradisi Slametan,” kata Ketua PCNU Magetan, KH Manshur, Minggu (17/04/2016).
Jumlah Nasi Tumpeng sebanyak 1926 buah, sebagai symbol lahirnya NU pada tahun tersebut. “Ada makna yang cukup berarti dalam tradisi slametan, yaitu silaturrahmi, kebersamaan, kerukunan,  dan bersedekah,” kata dia.
Dengan slametan Nusantara, NU Magetan menggungah masyarakat agar tetap menjaga tradisi tersebut. “Ini juga untuk menangkal paham-paham radikal, yang terkadang menyesatkan orang slametan, padahal ini tradisi baik,” tambah tokoh NU yang pernah menahkodai IPNU Magetan tersebut. En-author

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh NU MAGETAN pada 05:18. dan Dikategorikan pada , , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas

0 comments untuk Slametan Nusantara dengan 1.926 Nasi Tumpeng

Tinggalkan Komentar

2015 NU Magetan. All Rights Reserved. - Designed by NU Magetan